ANEKA PENYAKIT PADA IKAN HIAS DAN CARA MUDAH MENGATASINYA

Aneka Penyakit Pada Ikan Hias dan Cara Mengatasinya. Memelihara ikan hias itu, gampang-gambang susah. Apalagi jika ikan hias kesayangan kita sedang sakit. Seperti hewan peliharaan lainnya, ikan hias juga bisa terkena penyakit yang disebabkan beberapa faktor. Berikut adalah beberapa penyakit yang umum dan sering menyerang ikan hias dan bagaimana cara mengatasinya. 

1. Cacing Jangkar

Tanda-tanda:
• Ada goresan pada kulit ikan.
• Bengkak dan berwarna hijau keputih-putihan yang terdapat pada kulit ikan.
• Muncul peradangan pada ikan.


penyebab:
ikan dimasukkan ke dalam akuarium yang terinfeksi oleh ikan lain, jangkar cacing muda adalah hewan kecil berkulit keras yang masuk ke dalam kulit dan menginfeksi otot-otot dalam ikan.  Dari sini, mereka mulai berkembang biak sebelum mereka mati dan meninggalkan luka yang dapat menyebabkan infeksi.

Treatment:
metode umum yang biasa digunakan adalah menghilangkan parasit dan membersihkan luka dengan antiseptik seperti iodine, dan juga meletakkan ikan air tawar ke dalam media air asin (35ppt) selama 5 menit dalam beberapa hari hingga parasit tersebut hilang. 


2. Cacing di tubuh

Tanda-tanda:
• Ada goresan pada kulit ikan.
• Banyak lendir yang membungkus insang ikan
• Insang pada ikan bergerak dengan cepat.
• Makananny keluar dari insang.
• Kulitnya memerah.
• Note: Ikan yang pucat mengakibatkan siripnya terkulai, respirasinya cepat, atau perut berongga menunjukkan indikasi yang lebih luas. 

Penyebab:
Kondisi lingkungan yang tidak layak – airnya kotor, terlalu padat, dan stress yang diakibatkan oleh spesies- menciptakan kondisi yang dapat menyebabkan wabah yang merusak. Cacing (cacing pipih sebesar 1mm) sering hadir dalam akuarium namun tetap berbahaya dalam kondisi ideal. Cara pencegahan paling baik adalah menghindari kondisi stress pada ikan, tetapi setelah wabah terjadi, pengobatan yang tepat sangat penting.

Perawatan:
Tetra Parasite Guard® dengan praziquantel sangat efektif namun dalam penggunaannya harus dikontrol sesuai petunjuk. 1 tablet per 10 galon (10 galon = 19 lt). Hilangkan karbon yang aktif dan ulangi setelah 48 jam. Dalam perawatan harus sering mengganti air. Infeksi sekunder juga umum dan dapat diobati dengan antibiotik atau obat umum seperti Lifeguard ® atau Fungus Guard ®.


3. Cacing Pada Insang

tanda-tanda:
• Menginfeksi kulit dan insang ikan.
• Similar to ich, but telltale sign is movement and possibly eye spots, something that is not found in ich. Use magnification lens to observe.
• Apabila insangnya rusak, maka ikan akan mati.

Penyebab:
Kondisi lingkungan yang tidak layak – airnya kotor, terlalu padat, dan stress yang diakibatkan oleh spesies- menciptakan kondisi yang dapat menyebabkan wabah yang merusak. Cacing (cacing pipih sebesar 1mm) sering hadir dalam akuarium namun tetap berbahaya dalam kondisi ideal. Cara pencegahan paling baik adalah menghindari kondisi stress pada ikan, tetapi setelah wabah terjadi, pengobatan yang tepat sangat penting.

Perawatan:
Tetra Parasite Guard® dengan praziquantel sangat efektif namun dalam penggunaannya harus dikontrol sesuai petunjuk. 1 tablet per 10 galon (10 galon = 19 lt). Hilangkan karbon yang aktif dan ulangi setelah 48 jam. Dalam perawatan harus sering mengganti air. Infeksi sekunder juga umum dan dapat diobati dengan antibiotik atau obat umum seperti Lifeguard ® atau Fungus Guard ®.


4. Sirip Yang Terjepit

Tanda-tanda:
• Sirip yang terlipa pada tubuh dan tidak menyebar seperti yang seharusnya.
• Ikan tampak lesu.
Penyebab:
Tidak menunjukkan satu penyakit tertentu. Bisa menjadi refleksi dari berbagai masalah, termasuk kualitas air yang buruk dan / atau parasit. Penting untuk menentukan masalah khusus dalam rangka untuk mengobati ikan dengan benar.

Perawatan:
Pertama lakukan test pada air akuarium untuk memeriksa kualitas air secara keseluruhan dan melakukan perubahan air parsial untuk memastikan kondisi sehat. Jika sirip yang terjepit adalah hasil dari infeksi, maka pengobatan serbaguna seperti Lifeguard® or Fungus Guard®  merupakan acuan pengobatan pertama. Cobalah tambahkan 1 tbs garam pada akuarium per gallon akan membantu mencegah sirip yang terjepit. 

* Selalu hilangkan karbon aktif sebelum memberikan perawatan apapun.


5. Dropsy

Tanda-tanda:
• Menggembung.
• Sisik mencuat.

Penyebab:
Infeksi bakteri pada ginjal yang menyebabkan gagal ginjal. Hal tersebut hanya muncul pada ikan yang lemah yang mungkin berasal dari kondisi akuarium yang buruk. 

Perawatan:
Terdapat beberapa perawatan eksternal: pencegahan dengan rutin mengganti air, mempertahankan kimia akuarium ideal dan menambahkan garam akuarium sangat dianjurkan. Pemberian Antibiotic sangat efektif juga, tetapi beberapa antibiotik spektrum dapat membantu seperti  Tetra Fungus Guard®.


6. Kutu

Tanda-tanda:
Bintik-bintik merah pada ikan menunjukkan peradangan.
• Ikannya gelisah.
• Biasanya ikan akan menggosokkan sisik pada kaca akuarium atau objek lain yang ada di sekitarnya untuk menghilangkan kutu di badannya.
• Tanda-tanda lainnya: Kutu memiliki delapan kaki seperti  kepiting kecil bewarna pucat. Mereka muncul dengan bentuk pipih, titik oval gelap dan merangkak pada ikan
• Kutu menggunakan pengisap untuk melekat pada ikan. Kemudian mereka menembus kulit dan tumbuh disana. 

Penyebab:
Biasanya terjadi pada ikan yang sebelumnya tinggal di kolam / luar akuarium kemudian dipindahkan ke akuarium. Kutu ikan juga bisa muncul akibat adanya ikan baru dalam akuarium. Kutu hinggap dari satu ikan ke ikan lainnya, menyebarkan bakteri an virus, sehingga sekali kutu tersebut berada pada akuarium, anda harus memusnahkan kutu tersebut. 

Perawatan
Cara umum yang digunakan untuk menghilangkan parasite adalah menghilangkan dan membersihkan lukanya dengan antiseptic seperti iodine. Cara lain yang umum adalah membersihkan ikan air tawar menggunakan air laut (35ppt) selama 5 menit dan lakukan dalam beberapa hari hingga parasit hilang, atau gunakan formalin.


7. Jamur

Tanda-tanda:
• Awalanya muncul tanda bewarna abu-abu atau keputihan yang tumbuh di dalam atau di luar kulit dan/atau pada sirip.
• Jamur yang tidak diobati akan tumbuh menyerupai kapas.
• Biasanya, jamur yang tidak diobati dan kemudian memakan tubuh ikan, maka lama-kelamaan ikan akan mati.

• Penyebab:
Ikan yang ditumbuhi jamur memiliki keadaan yang rentan terhadap penyakit serius pada ikan seperti parasit, infeksi oleh bakteri, dan luka pada fisik.

Perawatan:
Banyak infeksi bakteri yang salah didiagnosis sebagai jamur, sehingga pengobatan umum yang dilakukan menggunakan fungicide dan antibiotik.  Tetra Fungus Guard® mengandung malachite green dan formalin; Obati dengan satu tablet per 10 gallons sekali setiap 4 hari hingga gejalanya hilang. Hilangkan karbon aktif dan melakukan penggantian air parsial selama perawatan.



8. Kutu Pada Insang

Tanda-tanda:
• Ikan tampak terengah-engah di permukaan air.
• Insang tampak terbuka.

Penyebab:
Ditularkan oleh ikan yang sudah terinfeksi kutu pada insang. Kutu kecil tinggal pada insang kemudian menyerang ikan dengan menyerap darah dan memakan dagingnya.

Perawatan:
Tetra Parasite Guard® dengan praziquantel sangat efektif tetapi harus berhati-hati dalam penggunaannya. Satu tablet per 10 gallon. Hilangkan karbon aktif dan ulangi setelah 48 jam, lakukan perubahan air parsial selama perawatan. Infeksi sekunder juga umum dan dapat diobati dengan antibiotik atau obat umum seperti  Lifeguard® or Fungus Guard®.


9. Pendarahan Septicemia

Tanda-tanda:
• Berbagai gejala yang berbeda dapat terjadi, meskipun beberapa ikan tidak menunjukkan gejala eksternal.
• Pendarahan organ internal, kulit dan otot.
• Mata melotot.
• Perut menggembung.
• Memar dan tampak kemerahan pada mata, kulit, insang, sirip.
• Ada luka.
• Perilaku yang tidak biasa.

Penyebab:
Infeksi terjadi karena ikan yang sudah terinfeksi terlebih dahulu oleh virus yang bernama Viral hemorrhagic septicemia virus (VHSV or VHSv) dan ikan tersebut dimasukkan pada akuarium yang masih alami.

Treatment:
Tidak ada obat untuk virus ini. Terkadang perawatan sekunder menggunakan perawatan umum seperti menggunakan Lifeguard® akan memperkecil kematian. Tambahkan satu tablet Lifeguard setiap 5 gallon dan obati selamai 5 hari berturut-turut. Hilangkan karbon aktif dan lakukan perubahan air parsial selama perawatan.


10. Ick /
White spot

Tanda-tanda:
• Tempat yang menyerupai butir garam atau pasir putih pada kulit
• Mungkin agak besar butir garam / pasir putih pada kulitnya.
• Menggaruk terhadap benda karena iritasi kulit.
• Sirip yang menempel.
• Ikan terengah-engah saat di permukaan air.


Penyebab:penyakit ikan yang disebabkan oleh parasit. Biasanya ikan yang terkena serangan ini karena stress yang diakibatkan oleh suhu tidak sesuai dan fluktuasi pH.

Treatment:
Tetra Ick Guard®. Gunakan satu tablet per 10 gallons, hilangkan karbon aktif dan ulangi setelah 24 jam; lakukan perubahan air parsial selama perawatan. Ulangi hingga gejalanya hilang. Infeksi sekunder juga biasa terjadi dan bisa diatasi dengan antibiotik biasa seperti   Lifeguard® or Fungus Guard®. Temperature yang sesuai dan kualitas air yang bagus akan membantu menghilangkan infeksi, dengan tambahan menggunakan garam pada akuarium.


11. Sirip Ekor Lusuh

Tanda-tanda:
• Adanya kerusakan pada ekor dan/atau sirip.
• Sirip robek dan warnanya dapat memudar.  

Penyebab:
Infeksi oleh bakteri menyebabkan ekor dan sirip ikan menjadi terluka- menggigit ikan lain dalam satu akuarium—khususnya akuarium dengan kondisi yang buruk.

Perawatan:
Pertama test air pada akuarium untuk mengetahui kualitas air secara keseluruhan dan lakukan perubahan air parsial untuk memastikan kondisi air yang lebih sehat. Apabila sirip ikan tetap terjepit bisa menggunakan perawatan seperti  Lifeguard® or Fungus Guard® . Coba tambahkan 1 tbs. Garam pada akuarium per gallon akan membantu mengobati sirip yang terjepit.

*Selalu hilangkan karbon aktif sebelum melakukan perawatan.


12. Ekor, Sirip, dan Mulut Membusuk

Tanda-tanda:
• Sebuah kerusakan terjadi pada ekor dan/atau sirip.
• Sirip menjadi terkoyak dan warnanya memudar.
Penyebab:
Infeksi bakteri menyebabkan ekor, sirip, dan mulut pada ikan membusuk—khususnya akuarium dengan kondisi yang buruk.

Treatment:
Pertama test air pada akuarium untuk mengetahui kualitas air secara keseluruhan dan lakukan perubahan air parsial untuk memastikan kondisi air yang lebih sehat. Apabila sirip ikan tetap terjepit bisa menggunakan perawatan seperti  Lifeguard® or Fungus Guard® . Coba tambahkan 1 tbs. Garam pada akuarium per gallon akan membantu mengobati sirip yang terjepit.

*Selalu hilangkan karbon aktif sebelum melakukan perawatan

Note: Silahkan berkonsultasi juga pada pakar / dokter hewan di sekitar anda untuk mendapatkan diagnosa dan cara perawatan yang tepat.

20 IKAN HIAS CANTIK YANG SELALU DICARI DAN TREND PADA TAHUN 2018

Aneka-peliharaanhias-----Bisnis Ikan hias tidak akan pernah mati, karena selalu saja ada penggemar dan penyuka ikan hias di seluruh Indonesia ini. Pangsa pasar ikan hias air tawar akuarium memang selalu ramai di Indonesia. Para pembudidaya ikan hias sendiri juga terhitung cukup banyak. Hal ini mungkin sedikit berasalan, mengingat cara ternak atau budidaya ikan hias memang cukup gampang. Hanya bermodalkan akuarium, kolam bak beton, kolam terpal dan bak fiber glass, ikan hias sudah bisa tumbuh dan dipanen. Disamping cara budidayanya terbilang mudah, harga ikan hias indukan pasangan jantan dan betina ikan hias juga cukup murah. Rata-rata kisaran harga jantan dan betina ikan hias apapun jenisnya hanya berkisar Rp. 10.000 hingga 100 ribuan saja. Berikut inilah jenis-jenis ikan hias yang sedang trend dan selalu dicari penggemar ikan hias di Indonesia pada tahun ini.


20. Botia

Botia termasuk ikan yang bukan hanya digemari di indonesia tetapi juga dimanca negara, karena dihabitat asilnya mereka hidup disungai dengan arus deras maka untuk kalian yang ingin memeliharanya disarankan menggunakan arus buatan di kolam atau akuarium kalian, selain itu kamu harus pastikan ikan ini hidup di air dengan suhu sekitar 24 – 26’c. Panjang ikan botia bisa mencapai 30 – 40 cm jadi mungkin kalian dapat menyiapkan akuarium berukuran sedang untuk memiliharanya dan jangan lupa membeli mereka dalam jumlah yang banyak sekitar 4-6 ekor karena ikan ini adalah ikan yang senang berkelompok dengan sesama mereka.



19. Mickey mouse


Ikan yang merupakan varietas ikan platty, dari sekian banyak ikan platty ikan mickey mouse termasuk ikan yang paling populer, tidak tau kenapa ikan ini disebut ikan mickey mouse tetapi kemiripan bentuk tubuh dengan mickey mouse oleh beberapa orang. Ikan ini termasuk ikan yang tidak agresif dan bersifat lembut, jadi karena bentuknya yang kecil dan suka berkoloni, dalam pemeliharaan jangan satukan mereka dengan ikan predator jika kalian tidak mau ikan ini disantap.


18. Silver dollar

 
Ikan yang terlihat sedikit mirip ikan piranha kecil ini merupakan jenis ikan hias yang memiliki nilai jual cukup baik sehingga ikan ini banyak dipelihara untuk komuditi bisnis. Seperti namanya ikan ini memang terlihat seperti uang koin berwarna silver, diameter ukuran ikan ini bisa mencapai 15cm dan habitat asli mereka adalah sungai amazon. Pakan untuk ikan ini tergolong mudah karena mereka termasuk ikan herbivora sehingga kalian hanya perlu menyiapkan dedaunan seperti selada jangan lupa untuk menyetel suhu air menjadi 26-30’C dimana ini adalah suhu ideal mereka untuk tetap bisa hidup


17. Ikan Sepat Hias

Ikan sepat biasanya adalah ikan untuk konsumsi yang banyak terdapat diperairan sungai dan danau yang tenang. Untuk jenis ikan sepat yang dipelihara sebagai ikan hias, adalah jenis ikan sepat yang memiliki warna yang sangat menarik. Sepat hias memiliki berbagai varian, salah satunya di bawah ini adalah sepat hias lurik/sepat hias batik, dengan bentuk badan bergaris2 merah dan putih seperti corak batik.


16. Ikan Sumatera

 
Ikan sumatera merupakan jenis ikan hias yang juga tak kalah mengagumkan. Kombinasi warna pada tubuhnya unik dan indah, cukup mirip dengan corak warna kuning hitam seperti macan. Sesuai dengan nama yang disandangnya, jenis ikan yang satu habitatnya paling banyak berada di pulau Sumatera. Untuk memelihara atau membudidayakan ikan ini juga cukup gampang, karena jenis ini termasuk ikan koloni yang hidupnya selalu bergerombol. Jenis ini bisa disatukan dalam satu akuarium sekaligus. Harga per ekornya, baik itu untuk jantan dan betina berkisar antara Rp. 3000 hingga ratusan ribu.


15. Ikan Black Ghost



Dari sekian banyak jenis ikan hias, mungkin jenis yang satu ini cukup unik dan menarik. Bentuk tubuhnya juga cukup aneh. Cara berenang ikan black gosht sangat aneh, terkadang berenang secara terbalik mundur dan terkadang juga berenang maju. Harga ikan black ghost sendiri terbilang lebih mahal daripada ikan hias lainnya. Untuk harga per bijinya, baik itu untuk betina dan si jantan berkisar, Rp 10000 hingga ratusan ribu. Tidak hanya bewarna hitam yang sebagaimana sesuai dengan namanya, jenis ikan yang satu ini juga terdapat dalam varian warna seperti brownghost dan whiteghost.


14. Ikan Lemon


Ikan lemon memiliki nama latin Neolamprologus Leleup atau bisa juga disebut sebagai Lemon Cichlid. Ikan lemon merupakan salah satu spesies dari genus cichlid dan merupakan ikan endemik Danau Tanganyika, Afrika. Danau Tanganyika merupakan danau terbesar dan terdalam di dunia setelah danau Baikal di Siberia. Dan merupakan danau terpanjang di dunia. Lebih uniknya lagi, danau ini dimiliki oleh empat negara yang berbeda, yaitu mulai dari Tanzania, Republik Demokratik Kongo (DRC), Burundi , dan Zambia. Dimana Negara Tanzania mengambil bagian danau sebanyak 46% dan DRC memiliki bagian sebanyak 40%. Spesies ini mencapai panjang 10 cm. Warna ikan ini cukup khas dan unik, yaitu mulai dari kuning cerah hingga cokelat tua tergantung daerah danau itu sendiri.



13. Ikan Palmas atau Ikan Naga

 
Ikan palmas atau yang biasa ikta sebut dengan ikan naga merupakan salah satu jenis ikan hias yang berasal dari benua Afrika. Ikan seram ini akan mudah kita temui di rawa atau sungai-suangai yang beraliran tenang misalnya saja Sungai Cavally, Sungai Liberia Timur, Sungai Casamance, dan Sungai Sanit Poul yang masih terletak di Liberia bagian Barat. Meskipun ikan ini terbilang seram, namun tidak jarang banyak para pecinta ikan mengoleksinya di akuarium-akuarium kesayanagnnya. Ikan ini memiliki beberapa jenis yang diantaranya adalah Sinegal Bichir, Armoured bichir, Ikan naga ornate, naga teugelsi dan masih banyak lagi yang lain. Untuk ukurannya sendiri predator ini bisa mencapai panjang hingga 30 cm-45cm dengan warna loreng seperti ular membautnya begitu seram dan menakutkan. Ikan ini termasuk ikan yang suka berenang di dasar dan di habitat aslinya ia biasa memakan ikan-ikan yang memiliki ukuran lebih kecil. Sedangkan pemeliharaan dalam akuarium maka ikan ini bisa diberi makan berupa pellet, serangga, dan cacaing sutra. Untuk menemukan ikan ini, kamu cukup mengunjungi pasar ikan hias terdekat. Namun tak jarang ikan ini sulit dutemukan. Sedangkan untuk harga ikan ini dibandrol mulai dari harga 250.000 hingga 500.000 sesuai pasokan di lapangan.



12. Ikan Manfish


Ikan manfish ( Pterophyllum scalare ) merupakan salah satu ikan hias air tawar yang cukup familiar dikalangan pecinta dan kolektor ikan hias. Gerakannya yang begitu tenang dan anggun sangat menyejukkan mata, dan didukung dengan warnanya yang indah menjadikannya sebagai salah satu ikan yang penuh dengan daya tarik. Ikan indah ini berasal dari perairan-perairan yang ada di Amerika Selatan seperti sungai Amazon, Brazil, Columbia, serta Peru. Ikan manfish termasuk dalam family Cichlidea, dengan ciri-ciri morfologis berupa bentuk tubuh yang pipih dan sirip bagian atas serta sirip bagian perut yang membentang lebar ke arah ekor menjadikan ikan manfish bagaikan busur panah. Sama halnya dengan ikan hias lainnya ikan manfish memiliki beberapa varian jenis atau spesies  yang keindahannya tidak kalah dengan ikan hias lainnya. Jenis ikan manfish yang ada di pasaran diantaranya adalah Manfish berlian, Manfish Marble, Manfish Black-White, dan masih banyak yang lainnya.


11. Ikan Hias Bala Shark


 

Ikan bala shark (Balantiocheilos melanopterus)  juga dikenal sebagai hiu tricolor, hiu perak, atau ikan hiu kecil, merupakan ikan hias yang berukuran kecil dan merupakan spesies dari keluarga Cyprinidae. Selain itu, ikan bala shark adalah salah satu dari dua spesies dalam genus Balantiocheilos. Jenis ikan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan hiu. Tapi umumnya disebut demikian karena bentuk tubuh dan siripnya menyerupai hiu. ikan bala hiu dapat kita temukan di Semenanjung Melayu , Sumatera , dan Kalimantan. Ada juga yang menyebutkan terdapat juga di sungai Mekong dan Sungai Chao Phraya. Padahal spesies yang dimaksud adalah jenis B. ambusticauda yang populasinya telah punah.


10.
Ikan Hias Rainbowfish


Ikan Boesemani Rainbowfish atau Melanotaenia boesemani merupakan spesies ikan yang masuk dalam keluarga Melanotaeniidae. Ikan Ini merupakan ikan endemik Danau Ayamaru serta sungai-sungai di kawasan pegunungan Semenanjung Kepala Burung, Papua Barat, Indonesia. Ikan ini banyak kita temukan di pasaran maupun di penghobi ikan hias. Selain itu ikan rainbowfish ini terkenal dengan kecantikan dan perpaduan warna yang sangat sempurna serta sikapnya yang damai terhadap ikan jenis lain dalam satu tempat. Corak warna yang dimiliki ikan rainbowfish ini berbeda-beda setiap jenisnya namun secara umum warna yang dimiliki ikan Ranbowfish adalah setengah oranye-merah di bagian belakang serta ada warna kebiruan-abu atau ungu di depan.


9.
Ikan Hias Oscar

Ikan Oscar terlahir dengan nama Astronotus ocellatus dari keluarga Cichlidae. Secara ukuran kan oscar memiliki ukuran 8 sampai 14 inchi, ukuran yang cukup besar untuk jenis ikan hias. Ikan Oscar berasal dari daratan amerika terutama perairan Amazon. Jika diperhatikan secara sekilas ikan Oscar memiliki kemiripan dengan ikan gurame, ya nggak? Bentuknya yang lebar, siripnya, semua mirip sekali dengan ikan gurame. Hanya saja yang membedakan diantara keduanya adalah warna sisiknya. Sisik ikan oscar terlihat lebih berwarna dan cerah berbeda dengan suadaranya ikan gurame.


8.
Ikan Hias Neon Tetra

Ikan kecil-kecil dengan warna cerah dan cemerlang ini, apa lagi jika terkena sinar lampu UV. Biasanya dipelihara sebagai pelengkap Aquascap. Ikan neon tetra merupakan jenis ikan hias air tawar yang berasal dari daratan amerika selatan. Ikan ini memiliki nama latin Paracheirodon innesi dan termasuk ke dalam family characin (Characidae) order Characiformes. Ikan tetra merupakan ikan yang berumur panjang jika dipelihara dengan baik, yaitu 5-10 tahun. Ikan ini merupakan jenis ikan omnivora yang memakan segalanya. Selain itu, ikan neon tetra merupakan ikan hias yang banyak diburu oleh penhgobi ikan hias di seluruh dunia.


7.
Ikan Hias Discus

Bisa dibilang jenis ikan satu ini mungkin lebih menarik daripada jenis ikan hias kebanyakan, karena rata-rata harga per ekornya bisa sampai Rp. 50000 hingga ratusan ribu. Ikan Discus juga merupakan ikan yang banyak jenisnya dengan corak warna tubuh yang bermacam-macam. Mulai dari warna merah, oranye, ungu dan masih banyak lagi. Tubuhnya unik dan pipih yang sangat cocok sekali dijadikan hewan hias yang menemani waktu santai di rumah.


6.
Ikan Hias Cupang
Ikan cupang merupakan jenis ikan hias yang notabenya cukup menjadi favorit rakyat di Indonesia. Harganya sendiri juga relatif terjangkau, yang rata-rata hanya sampai berkisar antara Rp. 6000 hingga Rp 100 ribuan, tergantung jenis ikan cupang. Dimana ikan cupang sendiri termasuk ikan yang juga banyak jenisnya, mulai dari Halfmoon, Plakat, Double Tail dan masih banyak lagi. Selain dikenal sebagai ikan hias, jenis ikan yang satu ini sebagain juga disebut dengan ikan aduan atau petarung yang cukup agresif. Jika semisal disatukan dalam wadah akuarium yang sama dan meskipun sama jenis, keduanya akan saling menyerang.


5.
Ikan Hias Guppy

Jenis Ikan hias yang selanjutnya ialah ikan guppy. Sedikit berbeda dengan ikan hias kebanyakan yang mana ukuran tubuhnya rata-rata terbilang lebih kecil. Betina maupun si jantan hanya bisa sampai tumbuh dari ekor hingga kepala 2-6 cm. Jenis ikan yang satu ini juga terdapat dalam berbagai jenis dan vairasi harga. Diantaranya seperti Blue Moscow, German Platinum Crown tail, Green Red dragon, Black Moscow, mozaic, Japan Blue, Metal Lace Thailand, Cobra dan masih banyak lagi. Harga ikan gubby sendiri tergantung jenis dan umur ikan. Rata-rata harga ikan gubby bisa berkisar antara Rp. 2000 hingga ratusan ribu.



4.
Ikan Hias Mas Koki


Siapa yang tidak mengenal ikan hias cantik dan mahal yang satu ini. Ikan mas koki jenis ikan hias yang mempunyai daya tarik tersendiri. Melihat penampilan fisiknya saja, kebanyakan orang akan tertarik. Ekor dan sirip-siripnya hampir menyerupai kain tipis. Terlebih lagi pada bagian dahinya juga terdapat benjolan unik yang memang sudah menjadi ciri khasnya. Ikan koki dibanderol cukup mahal. Untuk harga per ekor ikan koki bisa sampai nominal Rp. 10000 hingga jutaan, tergantung jenis dan kecantikan warna.


3.
Ikan Hias Koi

Ikan koi juga dipercaya sebagai ikan hias pembawa keberuntungan bagi yang memeliharanya. Ikan ini cocok diletakan dalam kolam hias dirumah kita. Dibandingkan di meletakkannya di dalam akuarium untuk jenis ikan hias yang satu ini memang lebih cantik jika dipelihara di kolam pada teras rumah. Disamping ukuran tubuhnya bisa lebih besar lagi, tentu tidak sesuai jika diletakkan di dalam akuarium kecil, jenis ikan yang satu ini memang lebih indah jika dipelihara di kolam dalam jumlah banyak. Harga per ekor ikan koi sendiri berkisar antara Rp 10000 hingga jutaan rupiah, tergantung kecantikan warna dan jenis ikan.


2.
Ikan Hias Lou han

 
Jenis ikan hias yang satu ini mungkin bisa dibilang pernah merajai pangsa pasar ikan hias di Indonesia. Dimana harga per ekor ikan lou han tidak hanya sampai jutaan, bahkan sampai miliyaran. Jenis ikan air tawar dengan bentuk dan warna tubuh yang cantik ini juga sangat populer di Indonesia. Warna tubuhnya bermacam-macam, tergantung jenis ikan lou han. Namun jika semisa bicara mengenai ciri fisik, mungkin akan lebih mudah jika melihat bentuk dahi yang menonjol ke depan yang mana sudah menjadi ciri khusus ikan ini.


1.
Ikan Hias Arwana


Sebagai ikan hias peliharaan Arwana adalah ikan yang paling populer dan melegende, karena selain eksistensinya yang tidak ada matinya, harga ikan Arwana memang selalu pastastis jika dibandingkan ikan jenis lain. Jenis ikan yang satu ini juga cukup mahal tergantung jenis ikan arwana itu sendiri. Namun jika semisal jenis yang paling termahal, mungkin lebih pantas disematkan pada arwana merah (Super Red) yang mana lebih populer dibandingkan dengan arwana jenis lainnya yang berwarna selain merah. Harga per ekor arwana jenis Super Red asli dibandrol hingga jutaan rupiah. Arwana dihabitat aslinya telah menjadi binatang ikan langka, karena itu ia dilindungi, jadi jika anda ingin memelihara Arwana harus membeli kepenangkar atau gerai ikan hias resmi yang memiliki Ikan Hias Arwana bersertifikat asli.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN IKAN LOUHAN TERBARU TAHUN 2017

Aneka-peliharaanhias----Ikan Louhan atau dikenal juga dengan nama Flowerhorn, merupakan salah satu ikan yang paling populer di Indonesia. muncul dari perairan Malaysia pada tahun 1993. Dan kemudian dikembangkan terus menerus hingga menghasilkan warna yang berbeda dan spesiesnya. Pengembangan yang penuh antusias tersebut didasari pada keyakinan bahwa ikan Louhan merupakan salah satu ikan hias yang sangat menarik dan indah, serta dipercaya memberikan hooky (keberuntungan) pada pemiliknya.

Ikan louhan dipercaya berasal dari bagian barat Negara Malaysia. Ikan Louhan dikenal sebagai Karoi dalam bahasa Indonesia kapal perang. Perkembangan ikan Louhan dimulai pada tahun 1993. Dimana pada tahun itu ikan louhan jadul sudah mulai dipelihara dan dibudidayakan secara terbatas. 

Louhan Jadul
Seorang peternak ikan Hias bernama KK Lim yang pertama kali memberikan nama Lou Han pada ikan berjidat nongnong dengan rajah disekujur tubuh ini. Nama louhan juga diambil dari kata Bahasa China; Hua Louhan  yang artinya dewi pelindung. Sehingga Ikan Louhan banyak yang mempercayainya memiliki kekuatan khusus sebagai pelindung bagi siapa saja yang memeliharanya.

Berkat jasa KK Lim lah maka lou han pertama kali bisa dengan mudah dipijahkan dalam aquarium. Karena sebelumnya diyakini bahwa pemeliharaan dan pemijahan ikan louhan  hanya bisa dilakukan di kolam besar saja. Akhirnya banyak penangkaran bermunculan di Malaysia, mulai dari Perak, Penang, Butterworth, Bukitmartajam, Kualalumpur, Sungaipetani, dan Sabah. Hampir di seluruh pelosok Malaysia Lou han menjadi komoditas usaha baru yang sangat menjanjikan keuntungannya. Besarnya dukungan Pemerintah Malaysia terhadap perkembangan louhan dan juga membantu memuluskan jalannya ekspor pada waktu itu membuat louhan cepat tersebar dan menjadi komoditi ekspor yang sangat menguntungkan negara Malaysia. Dari Malaysia rajah cichlasoma itu menyebar ke negara Jepang, Indonesia, Singapura, Taiwan, dan Cina. Indonesia disebut-sebut sebagai target utama negeri jiran itu. "Karena negara you Louhan bergitu orang-orang malaysia menyebutnya di Malaysia berkembang dengan cepat.

Pada tahun 1994, iblis merah Cichlid (genus Amphilophus) yang diimpor dari Amerika Tengah ke Malaysia dan hasil hibrida parrot cichlid yang diimpor dari Taiwan ke Malaysia dan dibesarkan ikan ini secara bersamaan, menandai kelahiran ikan lou han tersebut. Ciri utama pada ikan Louhan adalah terdapat Jenong pada dahinya yang bagi masyarakat Taiwan sebagai tanda pembawa keberuntungan dalam geomansi.

Iiblis merah Cichlid (genus Amphilophus)
Tahun 1995 terjadi lagi spesies Louhan terbaru, yang diperoleh dari perkawinan persilangan diadakan lebih lanjut dengan Human Face Red God of Fortune, yang menghasilkan jenis baru yang disebut Five-Colors God of Fortune. Karena warnanya yang indah, ikan ini menjadi cepat popular di seluruh kalangan pecinta ikan hias louhan.

Hingga tahun 1998, terus terjadi penyempurnaan dengan cara melakukan persilangan. Salah satu persilangan yang diperoleh yakni ikan Louhan jenis hibrida flowerhorn Hua Luo Han yang merupakan hasil persilangan dari Seven-Colors Blue Fiery Mouth (Greenish Gold Tiger) yang berasal dari Amerika tengah dengan Ikan Louhan Jin Gang Blood Parrot dari Taiwan.

Ikan Louhan jenis hibrida flowerhorn Hua Luo Han ini merupakan generasi pertama yang kemudian diikuti oleh ikan Louhan Jenis Flowerhorn.  Antara tahun 1998 hingga tahun 1999 terjadi proses impor Ikan louhan jenis flowerhorn dan Golden Base ke Amerika Serikat.

Dengan adanya impor flowerhorn dan Golden Base itu muncul lagi dua ikan louhan spesies baru dengan ciri mutiara (bintik-bintik perak putih pada kulit) dan yang tidak. Golden Base juga memiliki dua varietas, mereka yang pudar dan yang tidak. Di antara segala jenis flowerhorn, yang tanpa mutiara dengan cepat disusul popularitasnya oleh mereka yang mempunyai mutiara, menjadi skala flowerhorns mutiara, atau Zhen Zhu. Dengan Golden Base, yang dikembangkan kulit menjadi keemasan yang menarik ditempatkan pada flowerhorn kulit abu-abu itu.

Louhan Golden Base Keemasan
Dipasaran Amerika Serikat pada tahun 1999 terdapat empat spesies flowerhorn. Dari keempat spesies tersebut yakni flowerhorn biasa, flowerhorn skala mutiara, flowerhorn emas, dan fader. Akibat dari penjualan secara tidak tepat tersebut, banyak peternak komersial yang melakukan pengkembang biak untuk mencari penampilan ikan Louhan tanpa memperhatikan terminologi. Akibatnya, nama menjadi sesuatu yang membingungkan dan jenis keturunan menjadi sulit dilacak.

Pada Tahun 2000 hingga tahun 2001, Ikan Louhan terbaru jenis Kamfa Muncul. Ikan ini merupakan hasil hibrida dari setiap jenis flowerhorn yang disilangkan dengan spesies dari genus Vieja atau dengan Parrot Cichlid jenis apapun. Ini membawa beberapa sifat baru, seperti mulut pendek, ekor terbungkus, mata cekung, dan gundukan yang semakin besar di bagian kepala. 

Di negeri Malaysia sebagai titik awal penyebaran louhan di Asia, sejalan dengan perkembangan selera penggemar ikan Hias khususnya Ikan Louhan, kini louhan mengalami trend betumbuh pendek atau lazim disebut short body juga penuh mutiara, kepala nongnong, dan berwarna pelangi laris di pasaran. Tren itu bergeser dari semula bertubuh panjang seperti corononation link. Louhan generasi baru ciptaan KK Lim 80% memenang telah memenuhi kriteria keinginan pasar waktu itu. Dan ini tentu saja memudahkan tugas para menangkar di Malaysia untuk membudidayakan louhan yang berkualitas dan diminati pasar.

Louhan short body, penuh mutiara, kepala nongnong
Perkembangan Ikan louhan ini terus berlanjut hingga tahun-ketahun. Sekarang bebagai jenis Spesies baru pun ikut muncul, hal ini sebagai hasil persilangan dan brender para peternak. Tercatat terdapat ada enam jenis ikan louhun saat ini yang paling popular diantaranya yakni Chinwa, Fly Marking, Cencu, Free Head, King Kamfa dan Classic. Juga tidak lupa jenis yang banyak dicari adalah jenis shot body, trend louhan bonsai juga semakin ramai dipasaran. Baca juga jenis-jenis Louhan terbaru.!!

Ketertarikan para penggemar ikan hias terhadap ikan Louhan karena pada warna sisik dan dahi atau jenongnya yang menonjol (nongnong). Bahkan terkadang pada tubuh dan sisik louhan tertentu jika kita jeli akan ditemukan bentuk tanda atau marking yang berbentuk motif atau huruf mandarin, latin, atau angka yang unik dan menarik.  Hingga ada Ikan Louhan yang harga sangat menjulang tinggi hingga ratusan juta rupiah hanya karena memiliki marking yang menarik ini.

Demikian sejarah dan perkembangna ikan louhan terbaru, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung di blog Aneka-peliharaanhias ini.


Sumber: dirangkum dari berbagai sumber!


CARA MUDAH DAN AMAN MENINGKATKAN WARNA DAN JENONG IKAN LOUHAN KESAYANGAN

Aneka-Peliharaanhias----Ikan Louhan atau dikenal juga dengan nama Flowerhorn, merupakan salah satu ikan yang paling populer di Indonesia. muncul dari perairan Malaysia pada tahun 1993. Dan kemudian dikembangkan terus menerus hingga menghasilkan warna yang berbeda dan spesiesnya. Pengembangan yang penuh antusias tersebut didasari pada keyakinan bahwa ikan Louhan merupakan salah satu ikan hias yang sangat menarik dan indah, serta dipercaya memberikan hooky (keberuntungan) pada pemiliknya. Nama louhan juga diambil dari kata Bahasa China; Hua Louhan  yang artinya dewi pelindung. Sehingga Ikan Louhan banyak yang mempercayainya memiliki kekuatan khusus sebagai pelindung bagi siapa saja yang memeliharanya.

Menurut pengalaman penulis, memelihara ikan hias Louhan itu termasuk  gampang-gampang susah. Gampang karena ikan Louhan termasuk ikan hias yang bandel dan tidak rewel dalam segala kondisi air dan pakan. Ikan louhan dapat terus hidup dalam rawatan yang sangat minimal sekalipun. Susahnya jika kita ingin mendapatkan kualitas keindahan dan keunggulan maksimal ikan Louhan kesayangan kita, keunggulan ikan louhan seperti keindahan warnanya dan corak motif sisik tubuhnya (marking, mutiara, warna). Jenong atau dahi yang besar yang merupakan ciri louhan berkualitas.

Sering terjadi Louhan yang telah kita beli yang sebelumnya sangat indah dan berkualitas, tetapi begitu masuk aqurium di rumah tiba-tiba berubah. Warna menjadi pudar (pucat), jenong seperti mengempes turun. Tentunya ini akan membuat kita merasa kesal dan ikan Louhanpun terlihat seperti tidak berharga lagi. Nah untuk mengatasi hal tersebut di sini admin akan mencoba membahas mengenai Cara Menambah Warna dan Jenong atau Jidat (Nongnong) Pada Ikan Louhan. Berikut ulasanya.


Cara Menambah Warna Pada Ikan Louhan 


 
Secara umum untuk menambah warna dan kualitas kecerahan warna ikan Louhan kesayangan anda dapat dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut ini;

Makanan/pakan
 
Salah satu yang mempengaruhi kuwalitas warna ikan Louhan adalah makananya. Karena ikan louhan yang tumbuhnya kurang maksimal akan memiliki warna yang pucat yang lama kelaman akan memudar. Makanan yang dipercaya mampu memberi kwalitas warna pada ikan Louhan adalah pakan yang banyak mengandung sepirulina, ini banyak terkandung dalam udang dan  telur udang, cacing darah, serta hati sapi karena
juga mengandung banyak karotin. Pakan Pelet buatan pabrik juga bagus karena mengandung komposisi lengkap nutrisi untuk Louhan. Pilih pakan yang spesial meningkatkan dan mencerahkan warna Louhan secara aman, biasanya para produsen Pakan Louhan akan memasang lebel dalam kemasan yang betuliskan formula Hyper Red, Red Up atau Colour enacour.

Kerikil atau Batu
 
Beberapa hobiis sering menyarankan agar memberikan dasar akuarium berupa kerikil berwarna terang, seperti merah dengan harapan akan memicu warna ikan. Tetapi pemberian batu-batuan berwarna di dasar aquarium perlu dipertimbangkan karena, perlu juga diketahui bahwa indukan asli ikan luohan berasal dari lingkungan perairan dengan bebatuan berwarna pucat, sehingga tidak tertutup kemungkinan pemberian dasar atau dekorasi ber warna-warni malah akan menyebabkan ikan tersebut sulit beradaptasi dan menjadi stress.

Beta Karoten
 
Untuk memicu warna, berikan pakan yang memiliki kandungan beta karoten, atau astaxhantin tinggi. Bahan ini tidak dapat diproduksi oleh ikan, sehingga perlu ditambahkan pada pakannya. Meskipun demikian perlu diketahui bahwa bahan ini hanya akan digunakan oleh ikan seperlunya saja. Pemberian yang berlebihan akan dibuang oleh ikan dalam bentuk kotoran (faeces). Komposisi yang yang pas untuk makanan ikan Louhan berupa pelet adalah yang mengandung zat-zat vitamin dan unsur-unsur seperti ; Protein khusus ikan(Fish Protein), Fish Meal, Egg yolk, Wheat germ, Dried yeast, Wheat flour,. Soybean, meal, shrimp paste, while shrim, Enzym protein, Protesea. Organic Mineral 16 Vitamin and natural color. Juga diberikan tambahan khusus berupa; shrimp meal, Blodd worm, Spirulina. Betacarotine, Astaxantine algae.

Lampu UV
 
Untuk memicu warna pada ikan Louhan bias juga dilakukan dengan cara memasang Lampu UV pada Akuarium. Lampu-lampu ini berfungsi untuk memicu pertumbuhan kilat warna pada tubuh ikan louhan. Sebaiknya Lampu UV tidak dinyalakan terus menerus sepanjang hari, karena jika dinyalakan terus menerus, ikan louhan akan terangsang untuk terus bergerak tanpa istirahat dan ini menyebabkan ikan mengalami kelelahan secara fisik. Selain itu juga panas yang ditimbulkan cahaya lampu UV dapat mengurangi kandungan oksigen dalam air aqurium karena menguap akibat panas yang berlembihan.


Cara Meningkatkan Jenong/ jidat Pada Ikan Louhan


Secara umum untuk meningkatkan dan membesarkan jidat / Jenong ikan Louhan kesayangan anda dapat dilakukan dengan memperhatikan dan melakukan hal-hal berikut ini;

Pemberian makanan/ Pakan
 
Kemudian untuk menambah jidatnya bisa dilakukan dengan cara memancing amarah atau memberi pakan khusus. Dengan memancing marah, semua sirip dan otot pada ikan louhan dapat mengencang. Sehingga dapat memcancing Nongnong keluar. Kemudian jika ingin menggunakan makan, maka harus memberi makan yang banyak mengandung lemak dan protein karena di dalam nongnong louhan sendiri merupakan tempat penyimpanan jaringan otot lembut dan lemak sehingga jika memberi makan tersebut maka pertumbuhan daging dan lemaknya akan bertambah sehingga merangsangnya peningkatan pertumbuhan jenong jidat ikan Louhan.


Cermin
 
Sebagian hobbis pencinta ikan hias Louhan ini percaya bahwa dengan memberikan rangsangan terhadap naluri menyerang ikan, dapat memicu pertumbuhan jenong ikan Louhan. Karenanya perlu sekali-sekali ikan Louhan saling berhadapan untuk bertarung dengan kaca yang disekat. Para hobbis kebanyakan menggunakan cermin untuk membuat ikan louhan marah dan merasa seperti bertarung, dengan bayangannya dicermin Louhan merasa itu adalah ikan Lain yang berada di daerahnya. Karena dengan melihat cermin (gambarnya sendiri) ikan louhan akan marah dan dengan demikian dapat membuat jidat bertambah besar.

Vitamin
 
Selain makan berlemak dan protein dapat juga dilakukan dengan cara memberi Vitamin dan mineral seperti misalnya K3 atau bias menambahakan Valin, metionin, Ca-panthotenat, tripthopan, garam Na, k dan Mg.

Air

Faktor terpenting dari kesemua cara dan perlakuan ikan Louhan di atas, baik cara meningkatkan warna maupun Jenong adalah menjaga kualitas air yang sesuai untuk ikan Louhan kesayangan kita. Pengalaman penulis sendiri, air sangat berpengaruh besar terhadap penampilan ikan baik warna maupun jenong, ikan louhan juga peka terhadap kondisi air, terutama ikan Louhan yang memiliki Jenong tipe Air, akan sangat mudah sekali kempes dan mengecil jika kualitas air aquarium jelek. Air sendiri sangat berpengaruh langsung terhadap vitalitas ikan Louhan, dimana kualitas air yang baik akan membuat ikan terlihat sehat dan bersemangat, sehingga mencarkan warna dan jenongnya secara maksimal. Pun sebaliknya kualitas air yang jelek bisa menyebabkan timbulnya berbagai masalah, khususnya masalah gangguan kesehatan pada ikan, yang tentu saja berimbas pada penampilan ikan secara keseluruhan.


*) Catatan:
Pakan buatan dapat berupa pelet yang mengandung hormon atau pelet yang mengandung spirulina. pelet yang demikian dapat memicu pertumbuhan warna louhan, sehingga louhan menjadi lebih cemerlang dan indah. Pemberian pakan buatan mempercepat perkembangan warna louhan. Banyak pakan/pelet buatan untuk Ikan Louhan yang beredar di Pasaran,  tinggal anda sendiri yang harus selektif memilih mana pakan yang cocok dan berkualitas untuk ikan Louhan kesayangan anda. 


Aneka Macam pakan-pelet Buatan Pabrik Untuk Louhan
Perlu diperhatikan, pemberian pakan/pelet buatan hendaknya secukupnya saja dan jangan berlebihan. Karena dalam beberapa kasus pemberian pakan yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek negatif yang berbahaya bagi Ikan. Misalnya, pertumbuhan yang tidak proporsional ditubuh ikan karena lemak, munculnya warna di tempat yang tidak diinginkan (dibibir dan sirip). Bahkan jika over dosis dapat menyerang lever dan menyebabkna kematian. Oleh sebab itu, pemberian pakan yang bervariasi akan menjamin kecukupan asupan vitamin dan gizi yang diperlukan louhan.

Pakan yang paling pas untuk menambah warna pada Ikan Louhan adalah pakan alami dapat berupa jentik nyamuk (cuk), kutu air, udang, ulat jerman, dan cacing (Cacing tanah, cacing Sutra, cacing darah). Karena pakan alami kurang higienis, sebagian dicuci atau dibersihkan dari kuman dan bakteri sebelum diberikan kepada louhan, untuk pakan menggunakan cacing menurut pengalaman penulis yang teraman adalah memberikan pakan cacing beku saja.

Demikian cara meningkatkan warna dan jenong ikan Louhan Kesayangan anda, semoga bermanfaat, terimakasih.

Baca juga sejarah dan perkembangan Ikan louhan..!!

Sumber: dirangkum dari berbagai sumber!
Gambar: Google

CARA MENANAM PURING DAN JENIS-JENIS PURING YANG INDAH MENAWAN

Tanaman Puring di Taman
Aneka-Peliharaanhias----Tanaman Bunga Puring (Codiaeum variegatum) merupakan salah satu jenis tanaman hias yang biasa ditanam pada pot sebagai hiasan di teras rumah. Daya tarik dari tanaman hias puring ini terdapat pada daunnya yang memiliki warna merah maroon yang berkombinasi dengan warna lain seperti hijau, putih, kuning, dan lainnya, daunnya agak besar dengan bentuk lonjong dan melebar. Terdapat banyak variant jenis tanaman hias bunga puring.Untuk menanam bunga puring tidak membutuhkan perlakuan yang istimewa, untuk itu kami akan memberikan tips dan cara menanam bunga puring yang baik dan benar. Tanaman hias puring merupakan salah satu tanaman hias populer yang paling diincar oleh pecinta tanaman hias. Warna dan bentuk daunnya yang unik serta beraneka ragam warna, menjadi daya tarik yang membuat para hobbis tanaman hias puring tidak bisa melawatkannya ketika melihat jenis yang belum mereka miliki. Nah bagi anda penggemar tanaman hias yang tertarik dengan puring ini, berikut cara menanamnya dan juga jenis-jenis dari Tanaman hias puring ini.


A. Cara Menanam Puring yang Baik dan Benar

1. Pembibitan

Pembibitan tanaman hias puring ini dapat dilakukan dengan cara stek batang atau juga proses cangkok. Pertama-tama tentunya anda harus memilih batang yang baik untuk dilakukan proses stek atau cangkok. Setelah mendapatkan batang terbaik dari puring tersebut, keroklah batang tersebut dengan pisau yang tajam hingga keluar lendir. Setelah itu buanglah lendir tersebut sampai tidak tersisa lagi. Pada bagian batang yang sudah dikerat tadi selanjutnya berikan tanah lalu bungkus dengan plastic. Ikat kedua ujung dari bungkus plastic tersebut. Lakukan penyiraman secara rutin hingga akar dari cangkokan tersebut keluar. Selanjutnya potong bagian batang tersebut lalu tanam pada tanah yang lembab. Proses ini dapat memakan waktu hingga 3 minggu.



2. Penanaman

Nah, proses selanjutnya yaitu penanaman tanaman hias puring ini. Sebelumnya anda terlebih dahulu harus menyiapkan media tanam yang akan digunakan. Media tanam tersebut adalah tanah yang kemudian dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang. Perbandingan tanah dan pupuk tersebut adalah 1:1, jadi jangan sampai tanahnya kebanyakan begitu pula sebaliknya. Jangan lupa juga untuk memberikan sedikit air dalam mencampurkan tanah dan pupuk tersebut. Setelah selesai menyiapkan media tanam, anda dapat menanam bibit tanaman puring tersebut. Bibit hasil cangkok ataua stek tadi ditanam dengan posisi tegak lurus. Untuk penanamannya, sebaiknya bibit puring tadi ditanam pada lubang yang memiliki kedalaman 15 sampai 20 cm dikarenakan puring ini memiliki akar serabut. Anda juga dapat menambahkan tiang sanggahan yang terbuat dari kayu agar tanaman tersebut tidak mudah roboh.


3. Perawatan

Proses perawatan tentunya memiliki peran yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup tanaman hias puring ini. Puring ini merupakan tanaman hias yang sangat menyukai sinar matahari. Oleh sebab itu letakkan tanaman ini agar mendapat sinar matahari. Sinar matahari tersebut berperan penting untuk pembentukan warna pada daun puring yang merupakan daya tarik utamanya. Penyiraman pada tanaman yang satu ini juga wajib dilakukan. Penyiraman harus rajin dilakukan terutama pada saat musim kemarau, yaitu 2 kali sehari pada saat pagi dan sore hari. Di musim hujan, anda hanya cukup melakukan penyiraman sebanyak sekali sehari saja. Selanjutnya anda juga pelu untuk melakukan pemangkasan secara teratur. Hal ini dimaksudkan agar puring tersebut dapat tumbuh dengan baik serta batangnya terlihat rapi. Selain itu pemangkasan ini dapat merangsang pertumbuhan cabang-cabang sehingga puring akan cepat tumbuh.

- Cahaya matahari

Untuk membuat puring tumbuh subur, anda harus menanam tanaman hias ini di tempat yang dapat terjangkau cahaya matahari. Jika kekurangan cahaya matahari, daun puring, sebagai daya tarik utama, akan berwarna hijau saja tanpa warna-warna seperti biasanya.


- Penyiraman

Tanaman hias bunga puring juga sangat menyukai air. Di saat musim kering atau musim kemarau, anda harus melakukan penyiraman secara rutin 2 kali sehari yaitu pada pagi hari dan sore hari. Namun saat musim penghujan lakukang pengurangan intensitas penyiraman, anda hanya perlu menyiramnya satu kali saja dalam sehari yakni cukup pada pagi hari. 


- Pemangkasan

Perlu pemangkasan secara teratur agar puring dapat tumbuh dengan baik dan batang-batangnya terlihat rapi. Pemangkasan juga dapat membuat batang puring memiliki cabang yang lebih banyak sehingga tanaman ini akan cepat tumbuh di halaman rumah anda.



4. Tips untuk Stek dan Cangkok

Cara untuk memperbanyak tanaman puring ini, anda dapat menggunakan cara stek ataupun cangkok. Untuk pemilihan bibit puring dengan cara stek dan cangkok ini sebaiknya pilihlah tanaman puring yang tua dan sehat tentunya. Jika menggunakan cara stek pun, tumbuhnya akar tidak memerlukan waktu yang lama. Namun, sebelum menggunakan teknik stek, anda harus memastikan batang yang anda pilih untuk distek adalah batang yang sudah cukup keras serta usianya pun sudah agak tua. Lakukan stek dengan sungguh-sungguh dan hati-hati Ketika memotong batang puring untuk dijadikan bibit, lebih baik anda menggunakan alat potong gunting tanaman bukannya pisau. Gunting tanaman yang tajam akan membuat batang yang dipotong tidak cacat sehingga dapat mempermudah untuk pertumbuhan akar.Setelah anda mengerok atau mengupas kulit batang yang sudah dipilih tadi, anda dapat membiarkannya selama 4 hari agar lendir kambium yang keluar tersebut mengering. Untuk pross cangkok, dalam menyiapkan tanah sebaiknya menggunakan tanah steril lalu anda juga dapat menggunakan sabut kelapa yang sebelumnya sudah dibahasi terlebih dahulu. Untuk penanaman pada media pot, anda dapat melakukannya dengan media tanam sekam bakar yang dicampuri arang dang pupuk kandang. Selengkapnya ikuti langkah-langkah berikut ini untuk masing-masing pembiakan baik melalui sistem cangkok, garafting, atau okulasi ;

Cangkok.

  • Cari dan pilihlah tanaman puring yang sehat dan tua untuk kita lakukan pencangkokan.selanjutnya pilih batang tanaman yang akan kita cangkok.
  • Lalu kita kupas kulit kayunya sampai ada seperti lendir yang biasa di sebut kambium.
  • Setelah kita kupas kulitnya,kita biarkan saja selama 4 hari untuk kita tunggu lendir kambium tersebut kering.
  • Setelah 4 hari,siapkan bahan untuk mencangkok,Tanah seteril,sabut kelapa,coco peat yang terlebih dahulu kita basahi dengan menggunakan air.
  • Lalu kita tempelkan pada bekas kupasan tersebut.lalu bungkus dengan plasting bening dan selanjutnya kita ikat dengan menggunakan tali rafia.
  • Setelah cangkokan kita rasa sudah memiliki perakaran yang cukup panjang,dan akar sudah berwarna kehijauan,batang tanaman tersebut sudah bisa kita potong.
  • Tanaman batang tersebut dengan terlebih dahulu kita membuka tali serta sabut kelapanya.selanjutnya kita tanaman dalam pot dengan media tanam sekam bakar bercampur arang dan pupuk kandang.

Grafting.

  • Cari dan persiapkan terlebih dahulu untuk kita jadikan batang bawah dan batang atas.
  • Selanjutnya,kita bsa memotong batang yang akan kita lakukan Grafting 10 cm dari tanah.lalu selanjutnya potongan tersebut buat huruf V dengan pisau steril dan tajam.
  • Lakukan demikian untuk batang atas tanaman,akan tetapi huruf V nya dalam terbalik saat melakukan pemotongan.hal ini agar bisa masuk secara sempurna saat kita melakukan penyatuan kedua batang.
  • Jika batang banyak daunya,kita bisa membuangnya,sisakan saja 1 atau 2 daun.
  • Setelah melakukan pemotongan batang,jangan lupa,untuk kita siram dengan menggunakan larutan fugisida.
  • Lalu kita bisa menyatukan kedua batang tersebut dengan secara rapat,kemudia kita ikat dengan kuat,agar tidak goyang saat tertiup angin.
  • Selanjutnya,kita sungkup tanaman sambungan tersebut dengan menggunakan plastik bening transparan selama 10 hari.setelah 10 hari,sungkup plastik sudah bisa kita buka,lalu letakan tanaman tersebut pada area yang teduh serta memiliki sirkulasi udara yang cukup.
  • Perlu di ketahui,saat melakukan Grafting tanaman Puring,sebaiknya lakukan pada sore hari.hal ini untuk menjaga agar tanaman tidak melakukan penguapan terlalu tinggi.

Okulasi.

  • Cari tunas tanaman puring dengan menggunakan media pisau yang tajam serta seteril.
  • Lalu kita iris kulit batang bagian bawah tanaman tersebut dengan cara secara vertikal.
  • Selanjtnya kita bisa mengabungkan kedua batang tanaman tersebut,lalu kita ikat dengan kuat agar tidak mudah lepas.
  • Jika kita rasa tanaman yang kita okulasi tersebut di rasa sudah menyatu,lakukan pemotongan batang bawah tanaman,hal ini agar batang tunas tumbuh dengan sempurna.
  • Ingat,,setelah melakukan pemotongan,olesi dengan fungisida.
  • Selanjutnya kita bisa tempatkan tanaman tersebut di tempat yang teduh. Perlu di ingat, saat melakukan penempelan mata tunas, pastikan tidak terbalik.



B. Jenis-jenis puring

Jenis tanaman puring baik yang asli maupun hasil silangan telah banyak segali ragamnya, dengan berbagai bentuk dan aneka warna. Terdapat beberapa jenis puring yang kita kenal, antara lain:
Tanaman Puring Kirana
  • Puring Kirana : Puring kirana berwarna merah dengan kombinasi hijau dan kurning, disisin daun telihat liukan dan memilin bergelombang dengan daun sedikit ramping.
  • Puring Garis Merah: Disebut garis merah karena ditengah tulangan daun yang memanjang berwarna merah, kombinasi merah tua kuning dan hijau menjadi ciri umum puring garis merah, hampir mirip dengan puring original aslinya.
  • Puring anggur: puring anggur ini memiliki bentuk daun yang oval dengan kombinasi warna merah, cokelat, kuning, dan hijau disertai corak bintik-bintink di tengahnya.
  • Puring apel: puring apel umumnya memiliki bentuk daun yan bulat dengan kombinasi warna hijau dan kuning.
  • Puring bor: puring bor ini memiliki bentuk daun yang unik yaitu melintir seperti bor. Daun puring bor ini memiliki banyak warna seperti kuning emas, merah, hijau, dan hitam.
  • Puring cabai: sesuai namanya, puring cabai ini memiliki daun yang kecil-kecil seperti cabai. Daunnya juga memiliki kombinasi warna kuning dan hijau.
  • Puring cobra: bentuk daun puring yang satu ini memang mirip dengan ular cobra dimana daunnya yang memanjang lalu melebar pada bagian ujungnya. Daun puring cobra ini umumnya memiliki corak belang-belang dengan warna jingga, hijau, dan kuning.
  • Puring dasi: purin ini memiliki dau yang menyerupai dasi kupu-kupu dengan kombinasi warna hijau, kuning, dan merah.
  • Puring emping: daun dari puring emping ini berbentuk bulat namun ada juga yang ujungnya lancip. Selain itu daunnya juga didominasi warna hijau dan kuning.
  • Puring jari: puring ini memang memiliki bentuk daun seperti jari manusia. Warna daunnya hijau dengan campuran warna kuning di tepinya.
  • Puring kura: puring yang satu ini memang terlihat unik karena bentuk dan corak daunnya yang menyerupai batok kura-kura. Warna daun ini merupakan kombinasi dari warna merah, hijau, dan kuning.
Begitulah cara menanam yang baik dan benar serta beberapa jenis tanaman hias puring yang populer keindahannya. Semoga bermanfaat, terimakasih.


Referensi:
http://merawatbunga.com/cara-setek-batang-dan-cangkok-tanaman-hias-puring/
https://flowerian.com › Bunga Outdoor
http://tanamanhiasdaun.com/cara-menanam-dan-jenis-tanaman-hias-puring/
http://www.faunadanflora.com/cara-menanam-dan-merawat-tanaman-hias-bunga-puring/

Cari Artikel